Langsung ke konten utama

Viral Video Makanan Warteg Dimakan Tikus, Ini Bahayanya!

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

demam-digigit-tikus-doktersehat
photo credit: Pexels

DokterSehat.Com– Warganet dihebohkan dengan video yang menunjukkan tikus yang berkeliaran di makanan-makanan yang dijajakan di sebuah warteg. Terlihat tikus bahkan memakan oseng-oseng sayur, kol, serta tempe. Kebanyakan warganet yang melihatnya merasa jijik dan mengaku tidak mau lagi makan di warteg yang terlihat tidak higienis. Sebenarnya, apa bahaya makanan yang digigit tikus?

Viral Makanan Warteg Dimakan Tikus

Tikus dikenal luas sebagai hewan yang jorok. Karena ukuran tubuhnya yang mungil dan daya jelajahnya yang luas, tikus bisa saja masuk ke tempat-tempat yang kotor seperti got, tempat sampah, dan berbagai tempat kotor lainnya.

Jika sampai makanan yang kita konsumsi sampai tersentuh atau bahkan dimakan oleh tikus, bisa jadi berbagai macam bakteri, virus, atau parasit yang menempel di tubuh tikus akan berpindah ke makanan tersebut. Singkat kata, makanan ini sudah tercemar bibit penyakit!

Selain itu, tikus termasuk dalam hewan dengan ordo rodentia. Hal ini berarti, hewan ini memang bisa menularkan penyakit. Sebagai contoh, kita bisa saja tertular diare, muntah-muntah, hingga leptospirosis.

Masalahnya adalah, penyakit-penyakit ini tidak bisa disepelekan dan bisa saja memicu masalah kesehatan yang lebih serius seperti rusaknya organ ginjal, hingga meradangnya beberapa organ dalam tubuh seperti pankreas, hati, paru-paru, hingga otak.

Penyakit yang Bisa Disebabkan oleh Tikus

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, tikus bisa membawa bibit penyakit yang berbahaya. Jika sampai kita mengonsumsi makanan yang sudah terpapar tikus, maka risiko untuk terkena penyakit pun akan meningkat.

Berikut adalah beberapa jenis penyakit yang bisa muncul akibat paparan tikus.

  1. Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)

Penyakit ini baru ditemukan pada tahun 1993 silam. Penyebabnya adalah jika kita menghirup partikel yang berasal dari urine, kotoran, hingga air liur dari tikus. Jika kita menyentuhnya atau memakan makanan yang sudah terpapar tikus ini, risiko terkena HPS juga akan meningkat.

Penderita penyakit ini akan mengalami gejala layaknya demam tinggi, sakit kepala, muntah-muntah, nyeri perut, hingga diare parah. Jika tak ditangani dengan baik, bisa jadi akan berlanjut dengan gangguan pernapasan akibat menumpuknya cairan di dalam paru-paru.

  1. Pes

Penyakit pes disebabkan oleh bakteri berjenis yersina pestisia yang dibawa oleh tikus, tepatnya kutu yang ada di dalam hewan pengerat ini. Penyakit ini cenderung sering terjadi di lingkungan yang kumuh atau sangat padat.

Awalnya, pes akan menyebabkan gejala berupa membengkaknya kelenjar getah bening di bagian leher, ketiak, atau selangkangan. Jika tak kunjung ditangani, penyakit ini bisa memicu radang selaput otak atau meningitis yang berpotensi mematikan.

  1. Leptospirosis

Leptospirosis disebabkan oleh infeksi bakteri yang dibawa oleh tikus. Bakteri-bakteri ini masuk melalui luka terbuka. Selain itu, jika kita berada di lingkungan yang kotor atau terkena air banjir, bakteri ini juga bisa menginfeksi.

Masalahnya adalah penyakit ini bisa memicu gangguan ginjal, masalah pernapasan, hingga radang selaput otak yang bisa mematikan.

  1. Rat bite fever

Penyakit ini dipicu oleh gigitan dari tikus yang membuat bakteri spirillum minus masuk ke dalam tubuh. Gejala dari infeksi bakteri ini adalah demam tinggi, nyeri pada otot dan persendian, sakit kepala, dan muntah-muntah. Selain gigitan tikus, makanan yang sudah terkontaminasi tikus juga bisa memicu penyakit ini.

  1. Lymphocytic chorio meningitis

Penyakit ini dipicu oleh viruss berjenis choriomeningitis limfositik yang memang bisa ditemukan di hewan pengerat seperti tikus. Paparan air liur atau urine dari tikus pada makanan yang kita konsumsi bisa menjadi pemicunya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Hal yang Harus Kita Pahami Tentang Masturbasi Sebelum Seks

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Masturbasi adalah salah satu aktivitas seks solo yang bisa dinikmati oleh siapa saja. Tanpa perlu memiliki pasangan, masturbasi bisa dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan yang besar. Selain itu, masturbasi juga memberikan sejumlah manfaat salah satunya dalam seks aktual yang dilakukan oleh pria atau wanita. Fakta masturbasi sebelum seks Ada banyak ritual yang dilakukan oleh seseorang sebelum melakukan seks. Ada yang suka menyaksikan video pornografi hingga melakukan masturbasi terlebih dahulu. Masturbasi sebelum seks dikatakan mampu memberikan manfaat dalam aktivitas ranjang, benarkah demikian? Membantu disfungsi seksual Disfungsi seksual sangat umum terjadi pada pria. Kondisi ini bisa muncul dalam bentuk ketidakmampuan dalam hal ereksi, mendapatkan orgasme, hingga sulit mendapatkan ejakulasi. Masalah seperti ini bisa terjadi karena ada gangguan fisik di kemaluan. Namun, juga bisa d...

11 Manfaat Pijat Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Photo Credit: Flickr.com/Martina Aguirre DokterSehat.Com – Stimulasi pijat memiliki beberapa istilah yaitu stimulasi sentuh, pijat bayi, baby massage , infant massage , dan lainnya. Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang – Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengembangkan peran pijat sebagai bentuk stimulasi pada bayi. Apa saja manfaat pijat bayi yang bisa didapatkan? Manfaat Pijat Bayi Perlu Anda ketahui bahwa urut bayi merupakan kombinasi bentuk stimulasi multi modal, yaitu raba (taktil) dan gerak (kinestetik) yang dilakukan oleh orang tua atau tenaga kesehatan. Pada saat melakukan pijat , stimulasi yang ditambahkan adalah melakukan stimulasi auditory (pendengaran, dengan mengajak bayi bicara saat dipijat), stimulasi visual (penglihatan, dengan mengadakan kontak mata saat memijat), dan lainnya. Pada dasarnya tujuan fungsi pijat bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan per...

11 Manfaat Buah Bacang, si ‘Saudara’ Mangga

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Jika selama ini Anda mengenal bacang, atau lebih tepatnya bakcang , sebagai penganan khas masyarakat Tionghoa yang secara bentuk mirip-mirip lontong, maka Anda juga harus tahu bahwa nama bacang juga merujuk pada sejenis buah-buahan yang masih berkerabat dengan buah mangga. Nah, dilihat dari manfaatnya, buah bacang ini tak kalah dengan ‘saudaranya’ tersebut, lho. Apa saja manfaat buah bacang? Buah Bacang dan Kandungannya Seperti yang sudah disebutkan di awal, buah bacang adalah buah yang masih berkerabat dengan buah mangga. Hal ini dapat dilihat dari bentuk, warna kulit dan daging buah, hingga tekstur buah bacang yang sekilas memang terlihat sama dengan mangga. Perbedaan keduanya mungkin dapat diketahui dari rasanya. Selain itu, buah bacang cenderung berwarna kuning pucat saat masak, sedangkan mangga cenderung oranye. Buah bacang ( Mangifera foetida lour ) dipercaya memiliki sejumlah ma...