Langsung ke konten utama

5 Mitos Tentang Telur Ini Ternyata Nggak Benar

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

telur-doktersehat

DokterSehat.Com– Salah satu bahan makanan yang paling digemari masyarakat Indonesia adalah telur. Hanya saja, ada banyak sekali mitos yang beredar tentang bahan makanan dengan harga yang terjangkau ini. Padahal, mitos-mitos ini belum tentu benar.

Berbagai mitos yang terkait dengan telur

Telur dikenal sebagai sumber protein yang tinggi. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan asupan kalori, lemak, dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Telur juga bisa diolah menjadi berbagai macam masakan lezat. Tak hanya telur rebus, kita juga bisa mengolahnya menjadi telur dadar, telur ceplok, orak-arik, dan lain-lain.

Berikut adalah berbagai mitos yang tidak benar tentang telur.

  1. Telur bisa menyebabkan datangnya jerawat

Sebenarnya, ada banyak sekali jenis makanan yang dituding sebagai penyebab jerawat. Salah satunya adalah telur. Padahal, dalam realitanya, telur bukanlah pemicu masalah kulit ini. Sayangnya, karena hal ini sudah dipercaya oleh banyak orang, banyak remaja yang takut untuk makan telur. Padahal, telur sangat penting bagi perkembangan, pertumbuhan, dan kesehatannya.

Memang, bagi mereka yang mengalami masalah alergi, telur bisa memicu munculnya jerawat, namun secara umum, nutrisi di dalam telur tidak akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan kulit. Bahkan, kandungan protein dan vitamin yang tinggi di dalam telur justru akan bisa membantu kulit menjadi lebih sehat.

Hanya saja, konsumsi telur memang sebaiknya tidak dilakukan dengan berlebihan. Meskipun kita sangat menyukainya, sebaiknya membatasi telur sekitar satu atau dua butir saja setiap hari.

  1. Kuning telur sebaiknya tidak dimakan

Rasa kuning telur yang lebih enak membuatnya lebih digemari dibandingkan dengan putih telur. Sayangnya, ada mitos yang menyebut kuning telur tinggi kandungan kolesterol dan lemak jahat sehingga sebaiknya dihindari. Padahal, pakar kesehatan menyebut kuning telur termasuk dalam makanan yang baik bagi kesehatan tubuh.

Di dalam kuning telur terdapat nutrisi sehat seperti lemak dan protein. Mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar bisa membangun otot dan menjaga kekuatan tulang. Hal ini berarti, kita tak perlu takut lagi untuk makan kuning telur.

  1. Telur jika dimakan bersama dengan susu bisa menyebabkan gangguan pencernaan

Telur dan susu dikenal luas sebagai makanan yang tinggi nutrisi dan baik bagi kesehatan tubuh. Sayangnya, ada banyak orang yang percaya jika mengonsumsi keduanya dalam waktu yang berdekatan bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Padahal, anggapan ini sebenarnya tidak tepat.

Kedua makanan ini menyediakan nutrisi baik seperti protein, lemak, kalsium, hinga asam amino yang justru bisa membuat berbagai sistem tubuh berjalan dengan lebih baik, termasuk sistem pencernaan. Hanya saja, bagi mereka yang mengalami intoleransi lakstosa, konsumsi susu memang bisa memberikan dampak berupa perut tidak nyaman atau gangguan pencernaan.

Lagipula, ada banyak makanan yang justru dibuat dari kombinasi telur dan susu seperti kue, roti, dan lain-lain. Makanan-makanan ini tidak akan menyebabkan gangguan pencernaan asalkan tidak dikonsumsi berlebihan, bukan?

  1. Telur bisa meningkatkan kolesterol

Di dalam kuning telur memang ada kandungan kolesterol, namun bukan berarti kita sebaiknya menghindarinya demi mencegah kolesterol tinggi. Asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, telur justru bisa menjaga kadar kolesterol tetap seimbang.

Hanya saja, bagi mereka yang sudah mengalami masalah kolesterol tinggi, sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu demi memastikan apakah mereka masih bisa mengonsumsi telur atau tidak.

  1. Telur bisa membahayakan ginjal

Banyak orang yang percaya jika putih telur bisa membahayakan fungsi ginjal. Padahal, dalam realitanya, mengonsumsinya satu atau dua butir telur setiap hari bisa membuat ginjal menjadi semakin sehat.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Hal yang Harus Kita Pahami Tentang Masturbasi Sebelum Seks

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Masturbasi adalah salah satu aktivitas seks solo yang bisa dinikmati oleh siapa saja. Tanpa perlu memiliki pasangan, masturbasi bisa dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan yang besar. Selain itu, masturbasi juga memberikan sejumlah manfaat salah satunya dalam seks aktual yang dilakukan oleh pria atau wanita. Fakta masturbasi sebelum seks Ada banyak ritual yang dilakukan oleh seseorang sebelum melakukan seks. Ada yang suka menyaksikan video pornografi hingga melakukan masturbasi terlebih dahulu. Masturbasi sebelum seks dikatakan mampu memberikan manfaat dalam aktivitas ranjang, benarkah demikian? Membantu disfungsi seksual Disfungsi seksual sangat umum terjadi pada pria. Kondisi ini bisa muncul dalam bentuk ketidakmampuan dalam hal ereksi, mendapatkan orgasme, hingga sulit mendapatkan ejakulasi. Masalah seperti ini bisa terjadi karena ada gangguan fisik di kemaluan. Namun, juga bisa d...

11 Manfaat Pijat Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Photo Credit: Flickr.com/Martina Aguirre DokterSehat.Com – Stimulasi pijat memiliki beberapa istilah yaitu stimulasi sentuh, pijat bayi, baby massage , infant massage , dan lainnya. Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang – Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengembangkan peran pijat sebagai bentuk stimulasi pada bayi. Apa saja manfaat pijat bayi yang bisa didapatkan? Manfaat Pijat Bayi Perlu Anda ketahui bahwa urut bayi merupakan kombinasi bentuk stimulasi multi modal, yaitu raba (taktil) dan gerak (kinestetik) yang dilakukan oleh orang tua atau tenaga kesehatan. Pada saat melakukan pijat , stimulasi yang ditambahkan adalah melakukan stimulasi auditory (pendengaran, dengan mengajak bayi bicara saat dipijat), stimulasi visual (penglihatan, dengan mengadakan kontak mata saat memijat), dan lainnya. Pada dasarnya tujuan fungsi pijat bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan per...

11 Manfaat Buah Bacang, si ‘Saudara’ Mangga

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Jika selama ini Anda mengenal bacang, atau lebih tepatnya bakcang , sebagai penganan khas masyarakat Tionghoa yang secara bentuk mirip-mirip lontong, maka Anda juga harus tahu bahwa nama bacang juga merujuk pada sejenis buah-buahan yang masih berkerabat dengan buah mangga. Nah, dilihat dari manfaatnya, buah bacang ini tak kalah dengan ‘saudaranya’ tersebut, lho. Apa saja manfaat buah bacang? Buah Bacang dan Kandungannya Seperti yang sudah disebutkan di awal, buah bacang adalah buah yang masih berkerabat dengan buah mangga. Hal ini dapat dilihat dari bentuk, warna kulit dan daging buah, hingga tekstur buah bacang yang sekilas memang terlihat sama dengan mangga. Perbedaan keduanya mungkin dapat diketahui dari rasanya. Selain itu, buah bacang cenderung berwarna kuning pucat saat masak, sedangkan mangga cenderung oranye. Buah bacang ( Mangifera foetida lour ) dipercaya memiliki sejumlah ma...