Langsung ke konten utama

10 Manfaat Minum Alkohol bagi Kesehatan, Bisa Cegah Impoten!

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

manfaat-alkohol-doktersehat

DokterSehat.Com– Saat mendengar minuman beralkohol Anda sepakat bahwa meminumnya akan menyebabkan masalah pada tubuh. Namun, ternyata manfaat alkohol baik bagi kesehatan, lho! Asalkan minum secukupnya. Jika terlalu banyak minum alkohol akan mengganggu penyerapan beberapa jenis vitamin dalam tubuh. Untuk itu beberapa asosiasi kesehatan dunia memberikan batasan anjuran konsumsi minuman beralkohol paling tidak 1-2 gelas.

Manfaat Minuman Beralkohol bagi Kesehatan Tubuh

Konsumsi alkohol sesuai dengan batasan yang dianjurkan ternyata terbukti memberikan berbagai khasiat. Berikut manfaat alkohol yang bisa Anda dapatkan:

1. Baik untuk kesehatan jantung

Manfaat alkohol yang pertama dapat menyehatkan jantung Anda. Penelitian yang dilakukan oleh Europan Heart Journal menyebutkan bahwa konsumsi alkohol dalam jumlah yang sesuai anjuran akan menyebabkan arteri jantung berdilatasi dan melancarkan aliran darah ke jantung sehingga mampu menurunkan sumbatan atau gumpalan darah di pembuluh jantung.

2. Meningkatkan kadar kolesterol baik

Beberapa jenis minuman anggur yang menggunakan tambahan buah disebut mampu meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik dalam tubuh. Hal ini akan melindungi pembuluh darah jantung sehingga baik untuk kesehatan jantung.

3. Mencegah kanker

Berkat senyawa fenol, manfaat minuman beralkohol berfungsi sebagai antioksidan yang mampu mencegah kolesterol jahat (LDL) beroksidasi, yang merusak fungsi pembuluh darah jantung. Sama dengan poin sebelumnya, hal ini juga baik untuk kesehatan jantung. Selain itu senyawa fenol ini mampu mengurangi risiko kanker dan menurunkan pertumbuhan sel kanker payudara.

4. Mengurangi risiko diabetes

Manfaat minum alkohol sehari ternyata dapat membantu mencegah diabetes. Sebuah penelitian pada 2005 yang diterbitkan dalam Diabetes Care, menemukan bahwa minum alkohol dalam jumlah sedang hingga satu gelas per hari untuk wanita, dan dua gelas per hari untuk pria, dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 30 persen. Koki bisa?

Alkohol dapat menambah kadar hormon yang kemudian meningkatkan sensitivitas insulin. Dengan kata lain, tubuh Anda lebih mudah memproses glukosa dan menggunakannya sebagai energi. Kondisi ini membantu mengurangi kadar gula dalam darah dan pada akhirnya mengurangi risiko terkena diabetes.

5. Mencegah gangguan kognitif

Para peneliti dari Loyola University menemukan bahwa manfaat minum alkohol dalam jumlah sedang atau moderat, dapat menurunkan risiko gangguan kognitif, penyakit Alzheimer, dan bentuk lain dari demensia, sebayak 23 persen.

Para peneliti berhipotesis bahwa karena minum dalam jumlah sedang meningkatkan kolesterol baik, ini dapat meningkatkan aliran darah ke otak.

Manfaat alkohol juga dapat menguatkan sel-sel otak, untuk mengatasi stres di kemudian hari yang dapat menyebabkan demensia.

6. Mengatasi batu empedu

Batu empedu adalah endapan keras seperti batu kerikil yang terbentuk di dalam kantong empedu, dan biasanya terdiri atas kolesterol yang mengeras, dapat menyebabkan rasa sakit atau kram di perut.

Hindari perasaan cemas dan dapat batu empedu dapat diatasi dengan meminum sedikit alkohol secara rutin. Hal ini telah dibuktikan dalam penelitian yang menunjukkan bahwa manfaat minum alkohol dalam jumlah sedang (5-7 hari per minggu) dapat mengurangi risiko batu empedu. Sebaliknya, jarang minum alkohol (1-2 hari per minggu) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan risikonya.

Manfaat alkohol dapat meningkatkan kolesterol baik dalam aliran darah. Dan kondisi ini juga dapat memengaruhi kolesterol di kantong empedu.

Selain itu, kelebihan berat badan adalah salah satu faktor risiko utama untuk membentuk batu empedu, jadi minumlah dengan jumlah sedang karena dapat mengurangi risiko dan dapat membantu mempertahankan berat badan yang sehat.

7. Menurunkan berat badan

Alkohol adalah nutrisi kedua yang paling kaya kalori setelah lemak – mengandung sekitar 7 kalori per gram.

Sementara bir memiliki jumlah kalori yang sama dengan minuman ringan bergula, sedangkan red wine memiliki dua kali lipatnya.

Namun, penelitian yang mempelajari hubungan antara alkohol dan berat badan telah memberikan hasil yang tidak konsisten. Ini tampaknya kebiasaan dan sering minum dapat berperan.

Sebagai contoh, minum alhohol dalam jumlah sedang dikaitkan dengan penurunan berat badan, sedangkan minum alkohol terlalu banyak dikaitkan dengan peningkatan berat badan.

Faktanya, minum bir secara teratur dapat menyebabkan kenaikan berat badan, sementara minum wine dapat menyebabkan penurunan berat badan.

8. Mengurangi risiko disfungsi ereksi

Penelitian menemukan bahwa manfaat minum akohol dalam jumlah sedang kemungkinan dapat mengurangi risiko disfungsi ereksi atau impoten. Studi tahun 2009 yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine, para peneliti menemukan bahwa kemungkinan disfungsi ereksi berkurang 25 hingga 30 persen pada peminum alkohol.

Peneliti utama, Kew-Kim Chew, seorang ahli epidemiologi di University of West Australia, melakukan penelitian terhadap 1.770 pria Australia. Chew dengan hati-hati mencatat bahwa ia dan timnya sama sekali tidak menyarankan pria minum berlebihan, dan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk secara akurat menghubungkan impotensi dan konsumsi alkohol.

9. Mencegah flu

Departemen Psikologi di Carnegie Mellon University menemukan bahwa kerentanan terhadap flu biasa meningkat dengan merokok, sementara minum alkohol dalam jumlah sedang atau moderat dapat menurunan flu biasa pada non perokok.

Penelitian tersebut dilakukan pada 1993 terhadap 391 orang dewasa. Sementara pada 2002, menurut New York Times, para peneliti Spanyol menemukan bahwa hanya dengan minum delapan gelas hingga 14 gelas wine per minggu, terutama red wine, dapat mengurangi 60 persen risiko terkena flu. Para ilmuwan menduga bahwa ini ada hubungannya dengan sifat antioksidan dari wine.

10. Panjang umur

Manfaat minum alkohol sesekali dipercaya dapat menambah beberapa tahun masa hidup Anda. Sebuah studi oleh Universitas Katolik Campobasso melaporkan bahwa minum kurang dari empat gelas atau dua gelas alkohol per hari untuk pria dan wanita masing-masing dapat mengurangi risiko kematian sebesar 18 persen, seperti dilansir Reuters.

Bahaya Minum Alhohol Berlebihan

Minum alkohol sesekali mungkin tidak akan menganggu kesehatan Anda. Tapi beda ceritanya bila Anda minum alkohol berlebihan.

Bagi pria yang berlebihan minum alkohol biasanya minum lebih dari 4 kali sehari, atau 14 atau bahkan 15 kali dalam seminggu. Sementara pada wanita minum banyak lebih dari 3 kali dalam sehari, atau 7-8 per minggu.

Terlalu banyak minum alkohol dapat membahayakan Anda secara fisik dan mental. Berikut ini adalah bahaya minum alkohol secara berlebihan:

  • Kerusakan hati
  • Penyakit jantung
  • Masalah Otak dan Sistem Saraf
  • Anemia
  • Kanker
  • Kejang
  • Asam urat
  • Infeksi
  • Masalah pencernaan
  • Gangguan tidur

_

Nah, berbagai manfaat alkohol di atas akan kita rasakan jika meminumnya tidak berlebihan. Ingat! Bahwa batasan minum alkohol adalah 1-2 gelas dalam sehari, jadi pastikan tidak konsumsi lebih dari itu ya, Teman Sehat!



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Hal yang Harus Kita Pahami Tentang Masturbasi Sebelum Seks

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Masturbasi adalah salah satu aktivitas seks solo yang bisa dinikmati oleh siapa saja. Tanpa perlu memiliki pasangan, masturbasi bisa dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan yang besar. Selain itu, masturbasi juga memberikan sejumlah manfaat salah satunya dalam seks aktual yang dilakukan oleh pria atau wanita. Fakta masturbasi sebelum seks Ada banyak ritual yang dilakukan oleh seseorang sebelum melakukan seks. Ada yang suka menyaksikan video pornografi hingga melakukan masturbasi terlebih dahulu. Masturbasi sebelum seks dikatakan mampu memberikan manfaat dalam aktivitas ranjang, benarkah demikian? Membantu disfungsi seksual Disfungsi seksual sangat umum terjadi pada pria. Kondisi ini bisa muncul dalam bentuk ketidakmampuan dalam hal ereksi, mendapatkan orgasme, hingga sulit mendapatkan ejakulasi. Masalah seperti ini bisa terjadi karena ada gangguan fisik di kemaluan. Namun, juga bisa d...

11 Manfaat Pijat Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Photo Credit: Flickr.com/Martina Aguirre DokterSehat.Com – Stimulasi pijat memiliki beberapa istilah yaitu stimulasi sentuh, pijat bayi, baby massage , infant massage , dan lainnya. Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang – Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengembangkan peran pijat sebagai bentuk stimulasi pada bayi. Apa saja manfaat pijat bayi yang bisa didapatkan? Manfaat Pijat Bayi Perlu Anda ketahui bahwa urut bayi merupakan kombinasi bentuk stimulasi multi modal, yaitu raba (taktil) dan gerak (kinestetik) yang dilakukan oleh orang tua atau tenaga kesehatan. Pada saat melakukan pijat , stimulasi yang ditambahkan adalah melakukan stimulasi auditory (pendengaran, dengan mengajak bayi bicara saat dipijat), stimulasi visual (penglihatan, dengan mengadakan kontak mata saat memijat), dan lainnya. Pada dasarnya tujuan fungsi pijat bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan per...

11 Manfaat Buah Bacang, si ‘Saudara’ Mangga

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Jika selama ini Anda mengenal bacang, atau lebih tepatnya bakcang , sebagai penganan khas masyarakat Tionghoa yang secara bentuk mirip-mirip lontong, maka Anda juga harus tahu bahwa nama bacang juga merujuk pada sejenis buah-buahan yang masih berkerabat dengan buah mangga. Nah, dilihat dari manfaatnya, buah bacang ini tak kalah dengan ‘saudaranya’ tersebut, lho. Apa saja manfaat buah bacang? Buah Bacang dan Kandungannya Seperti yang sudah disebutkan di awal, buah bacang adalah buah yang masih berkerabat dengan buah mangga. Hal ini dapat dilihat dari bentuk, warna kulit dan daging buah, hingga tekstur buah bacang yang sekilas memang terlihat sama dengan mangga. Perbedaan keduanya mungkin dapat diketahui dari rasanya. Selain itu, buah bacang cenderung berwarna kuning pucat saat masak, sedangkan mangga cenderung oranye. Buah bacang ( Mangifera foetida lour ) dipercaya memiliki sejumlah ma...