Langsung ke konten utama

Minuman Manis Tingkatkan Risiko Penyakit Ginjal, Benarkah?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

soda-buruk-untuk-kesehatan-doktersehat
photo credit: Pexels

DokterSehat.Com– Terdapat banyak sekali jenis minuman manis yang bisa kita temukan setiap hari. Selain teh atau kopi manis yang bisa kita buat sendiri di rumah, kita juga bisa menemukan minuman sirup, jus buah, atau bahkan minuman botolan yang dijual di minimarket. Meski bisa menyegarkan dan menghilangkan dahaga, pakar kesehatan menyebut minuman-minuman manis ini tidak baik bagi kesehatan.

Dampak minuman manis bagi kesehatan ginjal

Sistem Kesehatan Nasional (NHS) Inggris mengungkap fakta bahwa hobi mengonsumsi minuman manis ternyata bisa meningkatkan risiko terkena penyakit ginjal dengan signifikan. Bahkan, jika kita hobi mengonsumsi minuman bersoda yang memang dikenal luas tinggi kandungan gula setiap hari, risiko untuk terkena penyakit ginjal bisa meningkat hingga 61 persen!

Para peneliti memang masih belum benar-benar mengungkap bagaimana dampak minuman manis bagi kesehatan ginjal, namun kebiasaan mengonsumsinya bisa meningkatkan risiko terkena obesitas, hipertensi, dan memicu resistensi insulin, penyebab utama dari diabetes. Padahal, ketiga kondisi ini terkait erat dengan kerusakan ginjal di masa depan.

Kaitan antara minuman manis dengan kesehatan ginjal

Data yang dikeluarkan oleh NHS membuktikan bahwa sekitar 40-45 ribu kematian dini yang muncul di Inggris setiap tahunnya dipicu oleh penyakit ginjal kronis. Bahkan, di Amerika Serikat, kasus kematian dini akibat penyakit ginjal mencapai 14 persen dari total kasus kesehatan yang ada di negara tersebut. Para ahli menyebut kondisi ini lebih sering disebabkan oleh diabetes dan hipertensi.

Sebuah penelitian yang dilakukan di John Hopkins University, Amerika Serikat, menghasilkan fakta bahwa kebiasaan mengonsumsi minuman bergula seperti minuman bersoda dan jus buah kemasan memang terkait erat dengan risiko terkena penyakit ginjal.

Hal ini terungkap setelah para peneliti menemukan kaitan antara kebiasaan mengonsumsi minuman-minuman ini dengan kerusakan ginjal, apalagi jika ditambah dengan faktor-faktor lain seperti kebiasaan merokok, mengalami kelebihan berat badan, diabetes, hipertensi, dan menerapkan gaya hidup kurang gerak.

Bahaya minuman manis bagi kesehatan

Selain bisa merusak kesehatan ginjal, pakar kesehatan menyebut ada dampak kesehatan lain yang bisa kita dapatkan jika sering mengonsumsi minuman manis.

Berikut adalah dampak kesehatan tersebut.

  1. Memicu serangan jantung

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Harvard University dan melibatkan 40 ribu partisipan selama 20 tahun, dihasilkan fakta bahwa pria yang hobi mengonsumsi minuman manis kalengan satu porsi setiap hari memiliki risiko terkena serangan jantung mematikan hingga 20 persen lebih besar dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsinya.

  1. Memicu kanker pankreas

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di University of Minnesota, Amerika Serikat pada 2010 lalu yang melibatkan sekitar 60 ribu partisipan, dihasilkan fakta bahwa hobi mengonsumsi minuman bersoda minimal dua kali dalam sepekan bisa meningkatkan risiko terkena kanker pankreas hingga dua kali lebih besar. Padahal, kanker ini dikenal cukup mematikan dan sulit untuk ditangani.

  1. Melemahkan kekuatan otot dan tulang

Penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine pada 2000 menghasilkan fakta bahwa hobi mengonsumsi minuman bersoda bisa meningkatkan risiko terkena patah tulang pada remaja. Bahkan, jika kita meminumnya secara rutin selama 4 pekan, risiko mengalami kerusakan otot juga semakin meningkat.

  1. Meningkatkan risiko asam urat

Penelitian yang hasilnya dipublikasikan dalam Journal of American Medical Association menghasilkan fakta bahwa wanita yang rutin mengonsumsi minuman manis satu kaleng dalam sehari memiliki risiko terkena penyakit asam urat 75 persen lebih besar.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Hal yang Harus Kita Pahami Tentang Masturbasi Sebelum Seks

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Masturbasi adalah salah satu aktivitas seks solo yang bisa dinikmati oleh siapa saja. Tanpa perlu memiliki pasangan, masturbasi bisa dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan yang besar. Selain itu, masturbasi juga memberikan sejumlah manfaat salah satunya dalam seks aktual yang dilakukan oleh pria atau wanita. Fakta masturbasi sebelum seks Ada banyak ritual yang dilakukan oleh seseorang sebelum melakukan seks. Ada yang suka menyaksikan video pornografi hingga melakukan masturbasi terlebih dahulu. Masturbasi sebelum seks dikatakan mampu memberikan manfaat dalam aktivitas ranjang, benarkah demikian? Membantu disfungsi seksual Disfungsi seksual sangat umum terjadi pada pria. Kondisi ini bisa muncul dalam bentuk ketidakmampuan dalam hal ereksi, mendapatkan orgasme, hingga sulit mendapatkan ejakulasi. Masalah seperti ini bisa terjadi karena ada gangguan fisik di kemaluan. Namun, juga bisa d...

11 Manfaat Pijat Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Photo Credit: Flickr.com/Martina Aguirre DokterSehat.Com – Stimulasi pijat memiliki beberapa istilah yaitu stimulasi sentuh, pijat bayi, baby massage , infant massage , dan lainnya. Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang – Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengembangkan peran pijat sebagai bentuk stimulasi pada bayi. Apa saja manfaat pijat bayi yang bisa didapatkan? Manfaat Pijat Bayi Perlu Anda ketahui bahwa urut bayi merupakan kombinasi bentuk stimulasi multi modal, yaitu raba (taktil) dan gerak (kinestetik) yang dilakukan oleh orang tua atau tenaga kesehatan. Pada saat melakukan pijat , stimulasi yang ditambahkan adalah melakukan stimulasi auditory (pendengaran, dengan mengajak bayi bicara saat dipijat), stimulasi visual (penglihatan, dengan mengadakan kontak mata saat memijat), dan lainnya. Pada dasarnya tujuan fungsi pijat bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan per...

11 Manfaat Buah Bacang, si ‘Saudara’ Mangga

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Jika selama ini Anda mengenal bacang, atau lebih tepatnya bakcang , sebagai penganan khas masyarakat Tionghoa yang secara bentuk mirip-mirip lontong, maka Anda juga harus tahu bahwa nama bacang juga merujuk pada sejenis buah-buahan yang masih berkerabat dengan buah mangga. Nah, dilihat dari manfaatnya, buah bacang ini tak kalah dengan ‘saudaranya’ tersebut, lho. Apa saja manfaat buah bacang? Buah Bacang dan Kandungannya Seperti yang sudah disebutkan di awal, buah bacang adalah buah yang masih berkerabat dengan buah mangga. Hal ini dapat dilihat dari bentuk, warna kulit dan daging buah, hingga tekstur buah bacang yang sekilas memang terlihat sama dengan mangga. Perbedaan keduanya mungkin dapat diketahui dari rasanya. Selain itu, buah bacang cenderung berwarna kuning pucat saat masak, sedangkan mangga cenderung oranye. Buah bacang ( Mangifera foetida lour ) dipercaya memiliki sejumlah ma...