Langsung ke konten utama

Daging Unggas Vs Daging Merah, Mana yang Lebih Sehat?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

ayam-goreng-doktersehat
Photo Source: Flickr/T.Tseng

DokterSehat.Com– Jika kita membicarakan tentang penyebab kolesterol tinggi, hal pertama yang akan terpikirkan biasanya adalah pola makan yang tidak sehat. Sebagai contoh, jika kita hobi makan daging, risiko terkena masalah kesehatan ini akan meningkat. Hanya saja, kebanyakan orang menganggap daging merah sebagai penyebab utama peningkatan kolesterol. Lantas, apakah daging unggas seperti daging ayam yang sering kita konsumsi tidak akan menyebabkan masalah kesehatan ini?

Dampak makan daging unggas bagi kadar kolesterol

Pakar kesehatan menyebut ada sebagian orang yang sengaja menghindari daging merah seperti daging sapi atau daging kambing dan memilih untuk makan daging unggas demi mencegah kolesterol. Masalahnya adalah jika kita terlalu sering mengonsumsi daging unggas, risiko terkena kolesterol tinggi sebenarnya hampir sama jika kita terlalu sering makan daging merah.

Dr. Ronald Krauss yang berasal dari Children’s Hospital Oakland Research Institute, California, Amerika Serikat melakukan penelitian dengan rekan-rekannya untuk mengetahui hal ini. Mereka melibatkan 113 partisipan dengan kondisi tubuh yang sehat. Para partisipan ini dicek kebiasaan makannya sehari-hari. Hanya saja, para partisipan ini tidak boleh mengonsumsi alkohol atau suplemen vitamin selama penelitian.

“Di awal penelitian, kami berasumsi bahwa konsumsi daging merah jauh lebih buruk bagi kadar kolesterol tubuh dibandingkan dengan konsumsi daging putih, namun kami justru menemukan fakta lain,” terang dr. Krauss.

Para peserta menerapkan tiga pola makan yang berbeda. Ada yang mengonsumsi daging sapi, ada yang mengonsumsi daging ayam atau kalkun, ada yang mengonsumsi makanan tinggi protein non-daging (olahan kedelai atau kacang-kacangan). Setiap diet diubah setelah empat minggu dan setiap kali menjalankan program diet baru, mereka harus menjalani tes darah.

Hasil dari penelitian ini adalah, diet mengonsumsi daging merah dan daging unggas sama-sama meningkatkan kadar kolesterol jahat. Meski terlihat mengejutkan, para ahli menyebut di dalam daging unggas juga terdapat lemak jenuh seperti pada kulit daging ayam atau bagian berlemak lainnya. Hal inilah yang bisa memicu kolesterol tinggi.

Melihat fakta ini, kita memang harus cermat dalam memilih makanan, termasuk dalam hal mengonsumsi daging-dagingan jika memang tidak ingin terkena masalah kolesterol tinggi.

Dampak makan daging ayam terlalu sering

Dari berbagai macam daging unggas yang bisa kita konsumsi, daging ayam cenderung lebih sering kita makan dibandingkan dengan jenis daging lainnya. Masalahnya adalah, terlalu sering mengonsumsinya juga bisa membahayakan kesehatan.

Berikut adalah beberapa dampak kesehatan yang bisa didapatkan jika terlalu sering makan daging ayam.

  1. Bisa memicu sakit kepala

Kebanyakan daging ayam yang dijual di pasaran adalah ayam negeri atau ayam boiler. Ayam-ayam ini sayangnya dipelihara dengan mendapatkan berbagai jenis obat-obatan dan suntikan kimia. Bahkan, pakan ayam negeri juga memiliki kandungan kimia yang bisa saja memicu datangnya sakit kepala atau gangguan kesehatan lainnya jika masuk ke dalam tubuh.

  1. Memiliki kandungan karsinogen

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, daging ayam boiler cenderung rentan terpapar bahan kimia. Masalahnya adalah bisa jadi bahan kimia ini bersifat karsinogen atau bisa menyebabkan datangnya kanker.

  1. Bisa menyebabkan gangguan pencernaan

Jika tidak diolah dengan baik, maka daging unggas bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Hal ini disebabkan oleh adanya bakteri atau kuman yang bisa menyebabkan datangnya masalah kesehatan tersebut.

  1. Bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh

Salah satu kandungan yang sering disuntikkan pada daging ayam negeri adalah antibiotik. Tujuan dari hal ini sebenarnya adalah agar ayam tidak mudah sakit. Masalahnya adalah kandungan ini bisa mengendap di dalam daging ayam yang kita konsumsi dan akhirnya mengganggu sistem kekebalan tubuh dengan signifikan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Hal yang Harus Kita Pahami Tentang Masturbasi Sebelum Seks

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Masturbasi adalah salah satu aktivitas seks solo yang bisa dinikmati oleh siapa saja. Tanpa perlu memiliki pasangan, masturbasi bisa dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan yang besar. Selain itu, masturbasi juga memberikan sejumlah manfaat salah satunya dalam seks aktual yang dilakukan oleh pria atau wanita. Fakta masturbasi sebelum seks Ada banyak ritual yang dilakukan oleh seseorang sebelum melakukan seks. Ada yang suka menyaksikan video pornografi hingga melakukan masturbasi terlebih dahulu. Masturbasi sebelum seks dikatakan mampu memberikan manfaat dalam aktivitas ranjang, benarkah demikian? Membantu disfungsi seksual Disfungsi seksual sangat umum terjadi pada pria. Kondisi ini bisa muncul dalam bentuk ketidakmampuan dalam hal ereksi, mendapatkan orgasme, hingga sulit mendapatkan ejakulasi. Masalah seperti ini bisa terjadi karena ada gangguan fisik di kemaluan. Namun, juga bisa d...

11 Manfaat Pijat Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Photo Credit: Flickr.com/Martina Aguirre DokterSehat.Com – Stimulasi pijat memiliki beberapa istilah yaitu stimulasi sentuh, pijat bayi, baby massage , infant massage , dan lainnya. Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang – Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengembangkan peran pijat sebagai bentuk stimulasi pada bayi. Apa saja manfaat pijat bayi yang bisa didapatkan? Manfaat Pijat Bayi Perlu Anda ketahui bahwa urut bayi merupakan kombinasi bentuk stimulasi multi modal, yaitu raba (taktil) dan gerak (kinestetik) yang dilakukan oleh orang tua atau tenaga kesehatan. Pada saat melakukan pijat , stimulasi yang ditambahkan adalah melakukan stimulasi auditory (pendengaran, dengan mengajak bayi bicara saat dipijat), stimulasi visual (penglihatan, dengan mengadakan kontak mata saat memijat), dan lainnya. Pada dasarnya tujuan fungsi pijat bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan per...

11 Manfaat Buah Bacang, si ‘Saudara’ Mangga

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Jika selama ini Anda mengenal bacang, atau lebih tepatnya bakcang , sebagai penganan khas masyarakat Tionghoa yang secara bentuk mirip-mirip lontong, maka Anda juga harus tahu bahwa nama bacang juga merujuk pada sejenis buah-buahan yang masih berkerabat dengan buah mangga. Nah, dilihat dari manfaatnya, buah bacang ini tak kalah dengan ‘saudaranya’ tersebut, lho. Apa saja manfaat buah bacang? Buah Bacang dan Kandungannya Seperti yang sudah disebutkan di awal, buah bacang adalah buah yang masih berkerabat dengan buah mangga. Hal ini dapat dilihat dari bentuk, warna kulit dan daging buah, hingga tekstur buah bacang yang sekilas memang terlihat sama dengan mangga. Perbedaan keduanya mungkin dapat diketahui dari rasanya. Selain itu, buah bacang cenderung berwarna kuning pucat saat masak, sedangkan mangga cenderung oranye. Buah bacang ( Mangifera foetida lour ) dipercaya memiliki sejumlah ma...