Langsung ke konten utama

7 Manfaat Tak Terduga dari Makan Pare

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

manfaat-pare-doktersehat

DokterSehat.Com– Pare adalah salah satu jenis sayuran yang bisa dengan mudah ditemukan di Indonesia. Meski rasanya pahit, cukup banyak masyarakat yang rutin mengonsumsinya karena menganggap pare bisa memberikan banyak manfaat kesehatan. Sebenarnya, apa sajakah manfaat kesehatan dari sayuran ini?

Berbagai manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari pare

Pare sebenarnya masih satu keluarga dengan labu dan mentimun. Hanya saja, rasanya jauh lebih pahit dibandingkan dengan sayuran-sayuran tersebut. Asalkan diolah dengan cara yang tepat, pare pun bisa memberikan banyak sekali manfaat kesehatan.

Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari pare

  1. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Jika mengonsumsi pare dengan porsi 94 gram saja, maka kita sudah bisa mendapatkan asupan serat, karbohidrat, vitamin A, vitamin C, asam folat, zat besi, serta kalium yang sangat tinggi. Kandungan vitamin C di dalamnya bahkan mampu memenuhi sekitar 93 persen dari kebutuhan harian tubuh. Hal ini tentu akan membuat sistem kekebalan tubuh semakin kuat sehingga kita pun tidak akan mudah jatuh sakit.

Pare juga tinggi kandungan antioksidan yang juga bisa membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

  1. Membantu mengendalikan kadar gula darah

Kandungan di dalam pare mampu bekerja layaknya hormon insulin, yakni membantu memetabolisme glukosa menjadi sumber energi. Hal ini tentu akan berdampak pada seimbangnya kadar gula darah. Selain itu, kandungan di dalam pare juga bisa mencegah glukosa terus menumpuk di dalam darah. Sebagai informasi, jika sampai kadar gula darah terlalu tinggi, maka hal ini akan merusak pembuluh darah.

Mereka yang sudah menderita diabetes atau memiliki risiko diabetes tinggi sangat disarankan untuk rutin mengonsumsi pare demi mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuhnya.

  1. Baik bagi kesehatan mata

Di dalam pare terdapat kandungan flavonoid, beta karoten, alfa karoten, lutein, serta zeaxanthin yang bisa memperkuat kesehatan mata. Bahkan, pakar kesehatan juga menyebut rutin mengonsumsi sayuran ini bisa membantu menurunkan risiko terkena degenerasi makula, salah satu penyebab menurunnya kondisi penglihatan di usia lanjut.

Selain itu, kandungan antioksidan yang tinggi di dalamnya juga bisa membantu melawan paparan buruk radikal bebas penyebab berbagai macam masalah kesehatan.

  1. Bisa membantu mengatasi masalah asma

Pare bersifat antihistamin, anti peradangan, dan anti virus. Berbagai sifat ini bisa membantu melawan berbagai masalah gangguan pernapasan layaknya asma, bronchitis, dan lain-lain. Rutin mengonsumsinya juga mampu meningkatkan fungsi saluran pernapasan.

  1. Baik bagi kesehatan kulit

Pare yang bersifat anti jamur dan anti bakteri membuat sayuran ini mampu membantu tubuh melawan berbagai macam infeksi atau masalah kesehatan kulit layaknya kurap, psoriasis, dan kudis. Sebagai contoh, kandungan di dalam pare mampu melawan guanylate cylase, penyebab utama munculnya gejala psoriasis seperti kulit kering parah dan terus mengelupas.

  1. Baik bagi kesehatan pencernaan

Pare termasuk dalam sayuran yang rendah kalori namun tinggi kandungan nutrisi sehat seperti serat, vitamin, serta mineral. Berbagai nutrisi ini akan membantu memperlancar fungsi pencernaan sehingga akan membersihkan organ-organ sekaligus mencegah masalah pencernaan layaknya sembelit.

Di dalam pare juga terdapat kandungan charantin yang bisa mendukung proses penurunan berat badan.

  1. Baik bagi kesehatan tulang

Di dalam pare terdapat kandungan vitamin K yang sangat tinggi. Kandungan ini bisa membantu proses penyerapan dan distribusi kalsium ke seluruh bagian tubuh, termasuk tulang yang sangat membutuhkannya demi menjaga kepadatan. Selain itu, keberadaan vitamin K ini juga bisa mendukung proses penyembuhan luka.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Hal yang Harus Kita Pahami Tentang Masturbasi Sebelum Seks

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Masturbasi adalah salah satu aktivitas seks solo yang bisa dinikmati oleh siapa saja. Tanpa perlu memiliki pasangan, masturbasi bisa dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan yang besar. Selain itu, masturbasi juga memberikan sejumlah manfaat salah satunya dalam seks aktual yang dilakukan oleh pria atau wanita. Fakta masturbasi sebelum seks Ada banyak ritual yang dilakukan oleh seseorang sebelum melakukan seks. Ada yang suka menyaksikan video pornografi hingga melakukan masturbasi terlebih dahulu. Masturbasi sebelum seks dikatakan mampu memberikan manfaat dalam aktivitas ranjang, benarkah demikian? Membantu disfungsi seksual Disfungsi seksual sangat umum terjadi pada pria. Kondisi ini bisa muncul dalam bentuk ketidakmampuan dalam hal ereksi, mendapatkan orgasme, hingga sulit mendapatkan ejakulasi. Masalah seperti ini bisa terjadi karena ada gangguan fisik di kemaluan. Namun, juga bisa d...

11 Manfaat Pijat Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Photo Credit: Flickr.com/Martina Aguirre DokterSehat.Com – Stimulasi pijat memiliki beberapa istilah yaitu stimulasi sentuh, pijat bayi, baby massage , infant massage , dan lainnya. Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang – Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengembangkan peran pijat sebagai bentuk stimulasi pada bayi. Apa saja manfaat pijat bayi yang bisa didapatkan? Manfaat Pijat Bayi Perlu Anda ketahui bahwa urut bayi merupakan kombinasi bentuk stimulasi multi modal, yaitu raba (taktil) dan gerak (kinestetik) yang dilakukan oleh orang tua atau tenaga kesehatan. Pada saat melakukan pijat , stimulasi yang ditambahkan adalah melakukan stimulasi auditory (pendengaran, dengan mengajak bayi bicara saat dipijat), stimulasi visual (penglihatan, dengan mengadakan kontak mata saat memijat), dan lainnya. Pada dasarnya tujuan fungsi pijat bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan per...

11 Manfaat Buah Bacang, si ‘Saudara’ Mangga

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Jika selama ini Anda mengenal bacang, atau lebih tepatnya bakcang , sebagai penganan khas masyarakat Tionghoa yang secara bentuk mirip-mirip lontong, maka Anda juga harus tahu bahwa nama bacang juga merujuk pada sejenis buah-buahan yang masih berkerabat dengan buah mangga. Nah, dilihat dari manfaatnya, buah bacang ini tak kalah dengan ‘saudaranya’ tersebut, lho. Apa saja manfaat buah bacang? Buah Bacang dan Kandungannya Seperti yang sudah disebutkan di awal, buah bacang adalah buah yang masih berkerabat dengan buah mangga. Hal ini dapat dilihat dari bentuk, warna kulit dan daging buah, hingga tekstur buah bacang yang sekilas memang terlihat sama dengan mangga. Perbedaan keduanya mungkin dapat diketahui dari rasanya. Selain itu, buah bacang cenderung berwarna kuning pucat saat masak, sedangkan mangga cenderung oranye. Buah bacang ( Mangifera foetida lour ) dipercaya memiliki sejumlah ma...