Langsung ke konten utama

5 Tanda Tubuh Sudah Kebanyakan Asupan Gula

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

kue-manis-doktersehat
Photo Source: Flickr/jonathanmcintosh

DokterSehat.Com– Saat libur Lebaran, banyak orang yang secara tidak sadar mengonsumsi gula dalam jumlah banyak. Tak hanya mengonsumsi camilan manis seperti nastar, biskuit, dan lain-lain, kita juga sering mengonsumsi minuman manis menyegarkan. Selain itu, saat kita pergi ke berbagai tempat, tanpa disadari juga mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula. Masalahnya adalah kebiasaan mengonsumsi gula dengan berlebihan bisa menyebabkan dampak yang tidak baik.

Berbagai tanda yang muncul pada tubuh yang menandakan asupan gula berlebihan

Meskipun bisa membuat rasa makanan dan minuman menjadi lebih enak, dalam realitanya konsumsi gula berlebihan bisa memicu kenaikan berat badan, risiko diabetes, dan masalah kesehatan serius lainnya.

Berikut adalah beberapa tanda jika asupan gula sudah berlebihan yang harus diwaspadai.

  1. Ketagihan yang manis-manis

Semakin sering kita mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula, semakin kita ketagihan dan terus menginginkannya. Hal ini disebabkan oleh gula yang bisa meningkatkan produksi dopamine di dalam otak. Otak yang merasa senang pun terus menagihnya.

Pakar kesehatan Brooke Alpert, MS, RD bahkan menyebut gula sebagai salah satu bahan makanan paling adiktif bagi manusia. Hal ini disebabkan oleh kemampuannya dalam mengacaukan hormon di dalam tubuh. Dampak ketagihan gula ini bahkan dianggap tak kalah kuat dibandingkan dengan kecanduan merokok.

Melihat fakta ini, jika kita mulai terus menginginkan asupan yang manis-manis, besar kemungkinan hal ini disebabkan oleh asupan gula yang berlebihan.

  1. Perubahan pada indera perasa

Terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman manis ternyata juga akan memberikan pengaruh besar bagi indera perasa dan selera makan kita. Kita akan menganggap rasa lain kurang bisa memberikan kepuasan dan akhirnya terus membuat kita menginginkan asupan yang manis-manis lebih banyak.

Jika kita sudah mulai merasakan perubahan ini pada lidah kita dan menganggap makanan yang kurang manis kurang bisa memberikan rasa puas, besar kemungkinan hal ini dipicu oleh konsumsi gula yang berlebihan.

  1. Tubuh kekurangan energi

Sebenarnya, gula bisa dijadikan sumber energi tubuh, namun pakar kesehatan justru menyebut konsumsi gula dengan berlebihan bisa menyebabkan tubuh menjadi kekurangan energi dan mudah lemas. Hal ini disebabkan oleh terjadinya lonjakan produksi insulin di dalam tubuh demi memetabolisme gula dalam jumlah banyak yang kemudian diikuti dengan penurunan jumlah kadar gula darah dengan drastis. Hal inilah yang membuat tubuh justru menjadi mudah lemas dan lelah.

Pakar kesehatan menyebut tubuh akan terasa lebih berenergi jika kadar gula darah berada dalam kondisi stabil. Jika konsumsi gula berlebihan dan tidak diimbangi dengan konsumsi protein dan serat, maka kadar gula darah akan mudah naik turun dan akhirnya membuat tubuh kurang berenergi.

  1. Mengalami gangguan suasana hati

Tak hanya mempengaruhi energi tubuh, kekacauan kadar gula darah akibat konsumsi gula dengan berlebihan juga akan berimbas pada terganggunya suasana hati dan kondisi mental secara drastis. Bahkan, kita juga akan kesulitan untuk berpikir dengan jernih, berkonsentrasi, hingga mengalami masalah dalam mengingat.

  1. Kenaikan berat badan

Sebenarnya, dampak yang akan paling terasa jika sampai mengonsumsi gula dengan berlebihan adalah mengalami kenaikan berat badan. Hal ini disebabkan oleh tingginya asupan kalori yang dikonsumsi. Jika kita tidak mengimbanginya dengan gaya hidup yang aktif atau rutin berolahraga, maka berat badan tentu akan lebih cepat naik.

Masalahnya adalah sudah menjadi rahasia umum jika kenaikan berat badan bisa meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit berbahaya. Karena alasan inilah sebaiknya memang kita membatasi konsumsi gula agar tidak berlebihan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Hal yang Harus Kita Pahami Tentang Masturbasi Sebelum Seks

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Masturbasi adalah salah satu aktivitas seks solo yang bisa dinikmati oleh siapa saja. Tanpa perlu memiliki pasangan, masturbasi bisa dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan yang besar. Selain itu, masturbasi juga memberikan sejumlah manfaat salah satunya dalam seks aktual yang dilakukan oleh pria atau wanita. Fakta masturbasi sebelum seks Ada banyak ritual yang dilakukan oleh seseorang sebelum melakukan seks. Ada yang suka menyaksikan video pornografi hingga melakukan masturbasi terlebih dahulu. Masturbasi sebelum seks dikatakan mampu memberikan manfaat dalam aktivitas ranjang, benarkah demikian? Membantu disfungsi seksual Disfungsi seksual sangat umum terjadi pada pria. Kondisi ini bisa muncul dalam bentuk ketidakmampuan dalam hal ereksi, mendapatkan orgasme, hingga sulit mendapatkan ejakulasi. Masalah seperti ini bisa terjadi karena ada gangguan fisik di kemaluan. Namun, juga bisa d...

11 Manfaat Pijat Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Photo Credit: Flickr.com/Martina Aguirre DokterSehat.Com – Stimulasi pijat memiliki beberapa istilah yaitu stimulasi sentuh, pijat bayi, baby massage , infant massage , dan lainnya. Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang – Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengembangkan peran pijat sebagai bentuk stimulasi pada bayi. Apa saja manfaat pijat bayi yang bisa didapatkan? Manfaat Pijat Bayi Perlu Anda ketahui bahwa urut bayi merupakan kombinasi bentuk stimulasi multi modal, yaitu raba (taktil) dan gerak (kinestetik) yang dilakukan oleh orang tua atau tenaga kesehatan. Pada saat melakukan pijat , stimulasi yang ditambahkan adalah melakukan stimulasi auditory (pendengaran, dengan mengajak bayi bicara saat dipijat), stimulasi visual (penglihatan, dengan mengadakan kontak mata saat memijat), dan lainnya. Pada dasarnya tujuan fungsi pijat bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan per...

11 Manfaat Buah Bacang, si ‘Saudara’ Mangga

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Jika selama ini Anda mengenal bacang, atau lebih tepatnya bakcang , sebagai penganan khas masyarakat Tionghoa yang secara bentuk mirip-mirip lontong, maka Anda juga harus tahu bahwa nama bacang juga merujuk pada sejenis buah-buahan yang masih berkerabat dengan buah mangga. Nah, dilihat dari manfaatnya, buah bacang ini tak kalah dengan ‘saudaranya’ tersebut, lho. Apa saja manfaat buah bacang? Buah Bacang dan Kandungannya Seperti yang sudah disebutkan di awal, buah bacang adalah buah yang masih berkerabat dengan buah mangga. Hal ini dapat dilihat dari bentuk, warna kulit dan daging buah, hingga tekstur buah bacang yang sekilas memang terlihat sama dengan mangga. Perbedaan keduanya mungkin dapat diketahui dari rasanya. Selain itu, buah bacang cenderung berwarna kuning pucat saat masak, sedangkan mangga cenderung oranye. Buah bacang ( Mangifera foetida lour ) dipercaya memiliki sejumlah ma...