Langsung ke konten utama

5 Hal yang Harus Diperhatikan untuk Mengobati Diabetes

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

diabetes-dan-insulin-doktersehat

DokterSehat.Com– Sebenarnya, diabetes termasuk dalam penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Hanya saja, penderitanya tetap bisa mendapatkan hidup yang sehat jika mau mengendalikan masalah kesehatan ini. Lantas, apa sajakah yang harus mereka perhatikan agar bisa mengendalikan diabetes?

Komplikasi diabetes dikenal berbahaya dan mematikan

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebut diabetes termasuk dalam penyakit yang paling banyak diderita masyarakat Indonesia. Berdasarkan data yang mereka keluarkan pada 2018 lalu, disebutkan bahwa kasus diabetes di Indonesia telah mencapai 12 juta kasus. Sebagian besar penderita diabetes ini rentan mengalami komplikasi mematikan!

Beberapa jenis komplikasi yang bisa menyerang penderita penyakit ini adalah gangguan jantung, penyakit arteri perifer, serangan stroke, retinopati diabetik yang bisa membuat penglihatan menurun, gagal ginjal, hingga kerusakan saraf. Bahkan, jika sampai penderita diabetes mengalami luka, risiko untuk terkena infeksi yang akhirnya berujung pada amputasi juga meningkat tajam.

Karena alasan inilah penderita diabetes biasanya diminta untuk rutin mengunjungi dokter demi mengecek kondisi kesehatannya dan menerapkan gaya hidup yang tepat. Hal ini dianggap bisa membantu mengendalikan diabetes sekaligus mencegah komplikasi.

Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mengobati diabetes

Perhimpunan Endokrinologi Indonesia atau PERKENI menyarankan penderita diabetes untuk memperhatikan banyak hal jika ingin mengendalikan kondisi kesehatannya.

Berikut adalah berbagai hal yang harus mereka perhatikan.

  1. Memiliki pengetahuan lebih baik tentang diabetes

Meski terlihat sepele, memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang diabetes mutlak harus diperhatikan oleh penderita diabetes. Tanpa pengetahuan tentang penyakit ini, mereka tentu akan kesulitan untuk mengendalikan kondisi kesehatannya, bukan?

Beberapa jenis pengetahuan yang harus mereka kuasai adalah gejala-gejala awal dari komplikasi diabetes, tips-tips mencegah komplikasi diabetes, cara memantau kadar gula darah, cara mengonsumsi obat-obatan, bagaimana merawat kaki, mengetahui pola makan yang tepat, hingga cara merawat luka agar tidak mudah terkena infeksi.

Selain dari informasi-informasi yang beredar di berbagai media, penderita diabetes bisa mendapatkan informasi tentang hal ini di dokter.

  1. Mengendalikan pola makan

Salah satu kunci utama untuk mengendalikan diabetes adalah menerapkan pola makan yang sehat. Sebagai informasi, jika mereka sembarangan makan layaknya mengonsumsi makanan dengan kandungan kalori yang tinggi, sering mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula, hingga kekurangan berbagai macam nutrisi, dikhawatirkan akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang bisa menyebabkan datangnya komplikasi.

Biasanya, penderita diabetes akan diminta untuk menurunkan asupan makanan berkarbohidrat, memperbanyak asupan protein dan serat, serta menurunkan asupan makanan berlemak. Jika perlu, mereka juga harus mengonsumsi obat-obatan atau mendapatkan suntikan insulin demi mengendalikan kadar gula darah.

  1. Berolahraga

Penderita diabetes diminta untuk rutin berolahraga. Hal ini dianggap mampu membantu menjaga berat badan, meningkatkan sensitivitas insulin, serta menjaga sistem kekebalan tubuh berada dalam kondisi yang prima. Hanya saja, pastikan untuk berhati-hati saat melakukan olahraga karena jika sampai mengalami kecelakaan, bisa jadi akan muncul luka yang berpotensi menjadi infeksi yang berbahaya.

Penderita diabetes disarankan untuk melakukan olahraga seperti berjalan kaki, berenang, atau menggunakan sepeda statis yang aman. Lakukan olahraga ini sekitar 30 menit setiap hari dengan frekuensi minimal 3 kali setiap minggu.

  1. Obat-obatan diabetes

Obat-obatan diabetes tidak boleh didapatkan secara sembarangan. Mereka sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan obat yang tepat dengan kondisi kesehatannya demi mengendalikan kadar gula darah.

  1. Rutin kontrol ke dokter

Di awal-awal setelah didiagnosis, penderita diabetes diminta untuk melakukan kontrol setiap 1 atau 3 bulan sekali. Setelahnya, jika kadar gula darah bisa dikendalikan dengan lebih baik, kontrol bisa dilakukan setiap 4 atau 6 bulan sekali. Hanya saja, jika sampai terjadi komplikasi, kontrol bisa dilakukan dengan lebih sering.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Hal yang Harus Kita Pahami Tentang Masturbasi Sebelum Seks

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Masturbasi adalah salah satu aktivitas seks solo yang bisa dinikmati oleh siapa saja. Tanpa perlu memiliki pasangan, masturbasi bisa dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan yang besar. Selain itu, masturbasi juga memberikan sejumlah manfaat salah satunya dalam seks aktual yang dilakukan oleh pria atau wanita. Fakta masturbasi sebelum seks Ada banyak ritual yang dilakukan oleh seseorang sebelum melakukan seks. Ada yang suka menyaksikan video pornografi hingga melakukan masturbasi terlebih dahulu. Masturbasi sebelum seks dikatakan mampu memberikan manfaat dalam aktivitas ranjang, benarkah demikian? Membantu disfungsi seksual Disfungsi seksual sangat umum terjadi pada pria. Kondisi ini bisa muncul dalam bentuk ketidakmampuan dalam hal ereksi, mendapatkan orgasme, hingga sulit mendapatkan ejakulasi. Masalah seperti ini bisa terjadi karena ada gangguan fisik di kemaluan. Namun, juga bisa d...

11 Manfaat Pijat Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Photo Credit: Flickr.com/Martina Aguirre DokterSehat.Com – Stimulasi pijat memiliki beberapa istilah yaitu stimulasi sentuh, pijat bayi, baby massage , infant massage , dan lainnya. Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang – Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengembangkan peran pijat sebagai bentuk stimulasi pada bayi. Apa saja manfaat pijat bayi yang bisa didapatkan? Manfaat Pijat Bayi Perlu Anda ketahui bahwa urut bayi merupakan kombinasi bentuk stimulasi multi modal, yaitu raba (taktil) dan gerak (kinestetik) yang dilakukan oleh orang tua atau tenaga kesehatan. Pada saat melakukan pijat , stimulasi yang ditambahkan adalah melakukan stimulasi auditory (pendengaran, dengan mengajak bayi bicara saat dipijat), stimulasi visual (penglihatan, dengan mengadakan kontak mata saat memijat), dan lainnya. Pada dasarnya tujuan fungsi pijat bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan per...

11 Manfaat Buah Bacang, si ‘Saudara’ Mangga

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Jika selama ini Anda mengenal bacang, atau lebih tepatnya bakcang , sebagai penganan khas masyarakat Tionghoa yang secara bentuk mirip-mirip lontong, maka Anda juga harus tahu bahwa nama bacang juga merujuk pada sejenis buah-buahan yang masih berkerabat dengan buah mangga. Nah, dilihat dari manfaatnya, buah bacang ini tak kalah dengan ‘saudaranya’ tersebut, lho. Apa saja manfaat buah bacang? Buah Bacang dan Kandungannya Seperti yang sudah disebutkan di awal, buah bacang adalah buah yang masih berkerabat dengan buah mangga. Hal ini dapat dilihat dari bentuk, warna kulit dan daging buah, hingga tekstur buah bacang yang sekilas memang terlihat sama dengan mangga. Perbedaan keduanya mungkin dapat diketahui dari rasanya. Selain itu, buah bacang cenderung berwarna kuning pucat saat masak, sedangkan mangga cenderung oranye. Buah bacang ( Mangifera foetida lour ) dipercaya memiliki sejumlah ma...