Langsung ke konten utama

5 Cara Mudah Menurunkan Risiko Kanker

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

pemeriksaan-kanker-yang-penting-doktersehat

DokterSehat.Com– Pakar kesehatan menyebut faktor genetik sebagai salah satu penyebab utama datangnya penyakit kanker yang mematikan, namun bukan berarti kita tidak bisa mencegah datangnya kanker. Asalkan mau menerapkan gaya hidup sehat dan menghindari beberapa hal yang berpotensi memicu datangnya masalah kesehatan ini, kita bisa kok menurunkan risiko terkena kanker dengan efektif.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan kanker

Situs WebMD menyebut ada beberapa cara yang bisa kita lakukan demi menurunkan risiko kanker dan mendapatkan hidup yang sehat.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya.

  1. Menjaga berat badan tetap ideal

Jika kita memiliki berat badan yang tergolong ideal, pastikan untuk menjaganya dengan baik dengan cara menerapkan pola makan yang sehat dan rajin berolahraga. Hanya saja, jika kita memiliki berat badan berlebih, cobalah untuk mengubah pola makan menjadi lebih baik atau menerapkan program olahraga tertentu agar berat badan turun.

Pakar kesehatan menyebut berat badan memiliki pengaruh besar bagi risiko kanker. Sebagai contoh, obesitas terkait dengan 14 persen kematian yang disebabkan oleh kanker. Karena alasan inilah kita memang tidak lagi menganggap gemuk sebagai sesuatu yang menyehatkan.

Jika kita disibukkan dengan aktivitas sehari-hari sehingga sulit untuk berolahraga secara rutin, kita bisa menerapkan gaya hidup yang lebih aktif, seperti dengan lebih sering berjalan kaki atau memakai sepeda ke tempat-tempat tertentu, lebih sering memakai tangga, atau setidaknya lebih rutin melakukan pekerjaan rumah tangga.

  1. Tidak lagi merokok

Salah satu penyebab utama mengapa kasus kanker di Indonesia cukup tinggi adalah kecenderungan untuk merokok yang masih sangat besar. Padahal, rokok bertanggung jawab pada sekitar 30 persen dari total kasus kematian yang dipicu oleh kanker!

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk berhenti merokok. Bahkan, jika perlu, kita bisa benar-benar menghindari asap rokok dan tidak menjadi perokok pasif demi mencegah datangnya masaah kesehatan ini. Meski hanya menjadi perokok pasif, hal ini bisa meningkatkan risiko terkena kanker paru dan berbagai jenis kanker lainnya dengan signifikan.

  1. Cermat dalam memilih makanan

Jangan salah, apa yang kita konsumsi bisa mempengaruhi risiko terkena kanker dengan signifikan, lho. Sebagai contoh, jika kita hobi mengonsumsi makanan yang dibakar hingga sedikit gosong, mengonsumsi makanan kalengan, atau makanan yang memiliki kandungan bahan kimia yang kurang sehat, maka risiko untuk terkena kanker bisa meningkat.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk memperbanyak makanan seperti tomat, semangka, sayuran, buah-buahan, gandum, dan kacang-kacangan yang tinggi kandungan likopen, serat, dan antioksidan yang bisa mencegah kanker.

Kita juga disarankan untuk rutin mengonsumsi susu rendah lemak, daging ikan, yoghurt, dan sumber protein sehat lainnya yang lebih baik bagi kesehatan.

  1. Hindari alkohol

Alkohol terkait erat dengan risiko kanker. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan pada 2016 silam, dihasilkan fakta bahwa alkohol bisa meningkatkan risiko terkena kanker mulut dan kanker kerongkongan. Karena alasan inilah kita harus benar-benar menghindarinya.

  1. Mengendalikan stres

Meski terlihat sepele, stres memiliki kaitan erat dengan risiko kanker. Memang, kaitan ini tidak secara langsung menyebabkan datangnya penyakit ini, namun kita memang harus mewaspadainya.

Banyak orang stres yang akhirnya menerapkan pola makan yang buruk, hobi merokok, atau mengonsumsi minuman beralkohol. Padahal, berbagai kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko kanker, bukan?

Pastikan untuk menjaga kesehatan mental dengan baik dengan cara sering bersosialisasi, menyempatkan diri untuk menikmati hidup, melakukan rekreasi ke tempat-tempat dengan pemandangan alam yang indah, atau melakukan hal lain demi mengendalikan stres.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Hal yang Harus Kita Pahami Tentang Masturbasi Sebelum Seks

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Masturbasi adalah salah satu aktivitas seks solo yang bisa dinikmati oleh siapa saja. Tanpa perlu memiliki pasangan, masturbasi bisa dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan yang besar. Selain itu, masturbasi juga memberikan sejumlah manfaat salah satunya dalam seks aktual yang dilakukan oleh pria atau wanita. Fakta masturbasi sebelum seks Ada banyak ritual yang dilakukan oleh seseorang sebelum melakukan seks. Ada yang suka menyaksikan video pornografi hingga melakukan masturbasi terlebih dahulu. Masturbasi sebelum seks dikatakan mampu memberikan manfaat dalam aktivitas ranjang, benarkah demikian? Membantu disfungsi seksual Disfungsi seksual sangat umum terjadi pada pria. Kondisi ini bisa muncul dalam bentuk ketidakmampuan dalam hal ereksi, mendapatkan orgasme, hingga sulit mendapatkan ejakulasi. Masalah seperti ini bisa terjadi karena ada gangguan fisik di kemaluan. Namun, juga bisa d...

11 Manfaat Pijat Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Photo Credit: Flickr.com/Martina Aguirre DokterSehat.Com – Stimulasi pijat memiliki beberapa istilah yaitu stimulasi sentuh, pijat bayi, baby massage , infant massage , dan lainnya. Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang – Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengembangkan peran pijat sebagai bentuk stimulasi pada bayi. Apa saja manfaat pijat bayi yang bisa didapatkan? Manfaat Pijat Bayi Perlu Anda ketahui bahwa urut bayi merupakan kombinasi bentuk stimulasi multi modal, yaitu raba (taktil) dan gerak (kinestetik) yang dilakukan oleh orang tua atau tenaga kesehatan. Pada saat melakukan pijat , stimulasi yang ditambahkan adalah melakukan stimulasi auditory (pendengaran, dengan mengajak bayi bicara saat dipijat), stimulasi visual (penglihatan, dengan mengadakan kontak mata saat memijat), dan lainnya. Pada dasarnya tujuan fungsi pijat bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan per...

11 Manfaat Buah Bacang, si ‘Saudara’ Mangga

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Jika selama ini Anda mengenal bacang, atau lebih tepatnya bakcang , sebagai penganan khas masyarakat Tionghoa yang secara bentuk mirip-mirip lontong, maka Anda juga harus tahu bahwa nama bacang juga merujuk pada sejenis buah-buahan yang masih berkerabat dengan buah mangga. Nah, dilihat dari manfaatnya, buah bacang ini tak kalah dengan ‘saudaranya’ tersebut, lho. Apa saja manfaat buah bacang? Buah Bacang dan Kandungannya Seperti yang sudah disebutkan di awal, buah bacang adalah buah yang masih berkerabat dengan buah mangga. Hal ini dapat dilihat dari bentuk, warna kulit dan daging buah, hingga tekstur buah bacang yang sekilas memang terlihat sama dengan mangga. Perbedaan keduanya mungkin dapat diketahui dari rasanya. Selain itu, buah bacang cenderung berwarna kuning pucat saat masak, sedangkan mangga cenderung oranye. Buah bacang ( Mangifera foetida lour ) dipercaya memiliki sejumlah ma...