Langsung ke konten utama

Terkena Diare, Tetap Puasa Tidak?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

DokterSehat.Com– Diare bisa menyerang kapan saja tanpa mengenal waktu, termasuk saat kita menjalankan ibadah puasa. Masalahnya adalah diare bisa menyebabkan dehidrasi. Padahal, saat berpuasa kita tidak bisa mengonsumsi minuman apapun untuk mengatasi dehidrasi ini. Lantas, apakah hal ini berarti kita sebaiknya tidak puasa saat terkena diare?

Diare saat bulan puasa

Pakar kesehatan menyebut diare yang membuat kita bolak-balik ke toilet setiap 2-3 jam sekali, dengan kotoran yang sangat cair, sakit perut, kontraksi perut, dan tubuh yang sangat lemas sebaiknya tidak disepelekan. Jika kita sedang puasa dan mengalaminya, sebaiknya segera membatalkan puasa dan memperbanyak minum air demi mencegah dehidrasi dahilangnya elektrolit tubuh. Jika kita memaksakan diri untuk terus berpuasa, bisa jadi kita akan kehilangan kesadaran.

Hanya saja, jika kita mengalami diare yang ringan seperti hanya terjadi sesekali setiap 6 atau 8 jam meskipun kotoran berbentuk cair, maka kita masih bisa berpuasa. Meskipun begitu, jika memang tubuh sudah terasa lemas, jangan memaksakan diri untuk terus melakukannya demi menjaga kesehatan tubuh.

Beberapa hal yang harus diperhatikan jika mengalami diare saat berpuasa

Jika kita mengalami diare ringan di bulan puasa, pakar kesehatan menyarankan kita untuk memperhatikan gaya hidup sehari-hari, termasuk pola makan saat berbuka dan sahur demi membuat diare lebih cepat mereda.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu kita perhatikan.

  1. Banyak minum saat sahur atau berbuka

Saat berpuasa, kita tidak bisa mengonsumsi makanan atau minuman apapun selama lebih dari 12 jam. Padahal, saat diare kita disarankan untuk memperbanyak asupan air putih demi mencegah dehidrasi. Demi menyiasati hal ini, pakar kesehatan pun menyarankan kita untuk memperbanyak minum saat sahur atau terbuka.

Selain itu, penderita diare juga disarankan untuk mengonsumsi oralit yang terdiri dari air, gula, dan garam. Tak hanya bisa mencegah datangnya dehidrasi, oralit bisa membantu tubuh menjaga kondisi karbohidrat, elektrolit, serta berbagai macam mineral yang berpotensi hilang saat gejala diare muncul.

  1. Makan yoghurt

Saat berbuka puasa, kita bisa mengonsumsi makanan sehat seperti yoghurt demi membantu menyeimbangkan kembali jumlah bakteri di dalam usus. Selain bisa meningkatkan fungsi pencernaan, hal ini akan membantu meredakan diare sekaligus membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat. Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh American Journal of Clinical Nutrition, dihasilkan fakta bahwa minum yoghurt secara teratur memang bisa mengatasi infeksi pencernaan dengan efektif.

Selain di waktu berbuka, yoghurt juga disarankan untuk dikonsumsi sebelum tidur. Hanya saja, pastikan bahwa yoghurt ini tidak diberi tambahan pemanis buatan karena bisa membuat diare justru menjadi semakin parah.

  1. Hindari makanan tinggi lemak untuk sementara

Demi mencegah diare menjadi semakin parah, sebaiknya kita menghindari makanan tinggi lemak atau berminyak saat sahur and berbuka. Sebagai contoh, jangan mengonsumsi gorengan dan makanan cepat saji sat berbuka. Selain itu, hindari makanan kemasan dan makanan olahan yang biasanya juga tinggi kandungan lemak.

  1. Konsumsi obat-obatan

Sebagaimana masalah kesehatan pada umumnya, kita juga sebaiknya segera mengatasi diare dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu yang bisa didapatkan dengan mudah di apotek atau warung-warung.

  1. Menjaga kebersihan

Selain rajin mencuci tangan sebelum makan, sebaiknya kita juga harus berhati-hati jika ingin membeli makanan untuk berbuka atau sahur. Jika penjual makanan terlihat tidak higienis, sebaiknya kita tidak sembarangan membeli atau mengonsumsinya demi mencegah diare menjadi semakin parah.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Hal yang Harus Kita Pahami Tentang Masturbasi Sebelum Seks

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Masturbasi adalah salah satu aktivitas seks solo yang bisa dinikmati oleh siapa saja. Tanpa perlu memiliki pasangan, masturbasi bisa dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan yang besar. Selain itu, masturbasi juga memberikan sejumlah manfaat salah satunya dalam seks aktual yang dilakukan oleh pria atau wanita. Fakta masturbasi sebelum seks Ada banyak ritual yang dilakukan oleh seseorang sebelum melakukan seks. Ada yang suka menyaksikan video pornografi hingga melakukan masturbasi terlebih dahulu. Masturbasi sebelum seks dikatakan mampu memberikan manfaat dalam aktivitas ranjang, benarkah demikian? Membantu disfungsi seksual Disfungsi seksual sangat umum terjadi pada pria. Kondisi ini bisa muncul dalam bentuk ketidakmampuan dalam hal ereksi, mendapatkan orgasme, hingga sulit mendapatkan ejakulasi. Masalah seperti ini bisa terjadi karena ada gangguan fisik di kemaluan. Namun, juga bisa d...

11 Manfaat Pijat Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Photo Credit: Flickr.com/Martina Aguirre DokterSehat.Com – Stimulasi pijat memiliki beberapa istilah yaitu stimulasi sentuh, pijat bayi, baby massage , infant massage , dan lainnya. Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang – Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengembangkan peran pijat sebagai bentuk stimulasi pada bayi. Apa saja manfaat pijat bayi yang bisa didapatkan? Manfaat Pijat Bayi Perlu Anda ketahui bahwa urut bayi merupakan kombinasi bentuk stimulasi multi modal, yaitu raba (taktil) dan gerak (kinestetik) yang dilakukan oleh orang tua atau tenaga kesehatan. Pada saat melakukan pijat , stimulasi yang ditambahkan adalah melakukan stimulasi auditory (pendengaran, dengan mengajak bayi bicara saat dipijat), stimulasi visual (penglihatan, dengan mengadakan kontak mata saat memijat), dan lainnya. Pada dasarnya tujuan fungsi pijat bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan per...

11 Manfaat Buah Bacang, si ‘Saudara’ Mangga

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Jika selama ini Anda mengenal bacang, atau lebih tepatnya bakcang , sebagai penganan khas masyarakat Tionghoa yang secara bentuk mirip-mirip lontong, maka Anda juga harus tahu bahwa nama bacang juga merujuk pada sejenis buah-buahan yang masih berkerabat dengan buah mangga. Nah, dilihat dari manfaatnya, buah bacang ini tak kalah dengan ‘saudaranya’ tersebut, lho. Apa saja manfaat buah bacang? Buah Bacang dan Kandungannya Seperti yang sudah disebutkan di awal, buah bacang adalah buah yang masih berkerabat dengan buah mangga. Hal ini dapat dilihat dari bentuk, warna kulit dan daging buah, hingga tekstur buah bacang yang sekilas memang terlihat sama dengan mangga. Perbedaan keduanya mungkin dapat diketahui dari rasanya. Selain itu, buah bacang cenderung berwarna kuning pucat saat masak, sedangkan mangga cenderung oranye. Buah bacang ( Mangifera foetida lour ) dipercaya memiliki sejumlah ma...