Langsung ke konten utama

8 Tanda yang Menunjukkan Penyakit Asma Semakin Parah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

tanda-asma-parah-doktersehat

DokterSehat.Com – Asma adalah salah satu penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Meski bisa ditangani dengan baik, beberapa penderita sering melakukan kesalahan seperti terlalu dekat dengan pemicu alergi atau melakukan kebiasaan buruk. Ketahui apa saja ciri dan tanda asma semakin parah.

Ciri dan Tanda Asma Semakin Parah

Asma memang tidak bisa disembuhkan dan termasuk penyakit seumur hidup yang akan dialami oleh beberapa orang. Meski penyakit yang memicu inflamasi di saluran napas ini tidak disembuhkan, penanganan yang benar bisa mencegah munculnya gejala yang mengganggu.

Sayangnya tidak semua penderita asma memiliki cara penanganan yang tepat dan benar. Kesalahan demi kesalahan terus dilakukan dan membuat tubuh mengalami gangguan yang parah. Berikut beberapa tanda yang menunjukkan asma yang Anda miliki jadi parah.

  1. Lebih sering menggunakan inhaler

Inhaler yang dimiliki oleh penderita asma digunakan untuk membantu membuka jalan napas yang sering membengkak. Inhaler tidak sering digunakan setiap hari selama Anda tidak mengalami gangguan saat bernapas. Namun, kalau intensitas penggunaan inhaler kian meningkat, bahkan sering tidak mempan, berarti kondisi asma yang dimiliki sedang parah.

Kalau Anda tidak bisa menghitung berapa kali dalam satu minggu menggunakan inhaler, ada baiknya untuk melakukan pencatatan. Dengan melakukan pencatatan, Anda akan tahu berapa kali kenaikan penggunaan inhaler. Semakin sering digunakan, semakin parah kondisi asma dan Anda harus segera melakukan pemeriksaan.

  1. Sering bangun tengah malam karena batuk dan mengi

Manajemen asma biasanya dibuat oleh dokter dan juga pasien untuk membuat kehidupannya berjalan dengan lancar. Namun, kalau ada masalah dengan tubuh, seperti sering batuk dan mengi di malam hari, perubahan manajemen penanganan harus diperbaiki agar bisa sejalan dengan kondisi tubuh.

Kalau manajemen penanganan tidak benar, kondisi asma yang dialami akan menjadi lebih parah. Selain itu, Anda juga akan sering batuk dan mengi di malam hari sehingga tidur jadi terganggu dan tubuh tidak bisa melakukan istirahat dengan sempurna. Segera temui dokter untuk melakukan modifikasi manajemen penanganan.

  1. Sering batuk dan mengi sepanjang hari

Batuk dan mengi adalah hal biasa pada penderita asma. Namun, kalau batuk dan mengi sering sekali terjadi, kemungkinan besar menyebabkan masalah pada tubuh yaitu susah beraktivitas dengan baik. Bahkan, konsentrasi untuk bekerja bisa mengalami gangguan karena pernapasan akan mengalami gangguan.

Kalau frekuensi mengi dan batuk semakin besar dan Anda sulit mengontrolnya, kemungkinan besar Anda dekat sekali dengan alergen atau kondisi asma memang sedang parah inflamasinya. Segera lakukan pemeriksaan kesehatan agar tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

  1. Napas yang dilakukan pendek-pendek

Penderita asma memiliki napas yang biasa. Kalau sedang sehat mereka seperti orang normal lainnya. Namun, kalau sedang kambuh atau kondisi tubuh sedang tidak baik, napas akan menjadi sedikit susah dan cenderung pendek-pendek. Napas jenis ini biasanya sering dianggap biasa meski bisa menjadi tanda dari parahnya asma yang dialami.

Kalau Anda merasa tidak melakukan aktivitas berat dan kondisi badan normal, tapi napas jadi sangat pendek, lebih baik segera diwaspadai. Kondisi ini bisa saja tanda dari asma yang terjadi cukup parah dan perlu penanganan yang tepat.

  1. Dada sering terasa sangat sesak

Penderita asma akan mengalami dada yang sesak saat mereka mendapatkan serangan atau kambuh. Saat sedang sehat biasanya akan normal dan tidak terasa berat sama sekali. Namun, kalau dada mengalami sesak padahal sedang tidak kambuh atau sering berat hampir setiap saat, kemungkinan besar merupakan tanda dari asma yang parah.

Dada yang sesak akan membuat Anda susah sekali beraktivitas. Mau melakukan apa pun termasuk tidur akan susah dilakukan. Jadi, segera lakukan penanganan agar dada semakin relaks.

  1. Kadang-kadang sulit untuk bicara

Kesulitan bicara pada penderita asma bisa terjadi karena mereka tidak mampu menahan napas terlalu lama. Saat  bicara kita akan sering kehabisan napas padahal  kalimat yang diucapkan belum selesai. Kondisi ini sering terjadi saat sedang kambuh atau terkena alergen yang menyebabkan tubuh terasa tidak nyaman.

Sering sulit bicara padahal kondisi tubuh sedang tidak kambuh bisa jadi tanda dari asma yang mulai parah. Amati napas Anda saat bicara untuk mengetahui ada atau tidaknya gangguan yang terjadi.

  1. Tidak bisa berolahraga sama sekali

Seseorang yang mengalami asma masih bisa berolahraga dengan intensitas rendah. Namun, kalau seseorang tidak bisa melakukan olahraga sama sekali, kemungkinan besar tanda dari asma yang sedang parah. Oleh karena itu ada baiknya Anda melakukan pengecekan kesehatan agar kondisi asma yang parah bisa segera diatasi.

  1. Tubuh jadi sering lemas

Tubuh bisa menjadi lemas karena banyak hal. Selain tidak makan dan juga mengalami dehidrasi, sulitnya napas masuk ke dalam tubuh juga menyebabkan Anda jadi lemas. Seorang yang sering kambuh asmanya akan susah bernapas Dampaknya, tubuh akan mengalami banyak masalah seperti lemas karena kekurangan oksigen.

Salah satu tanda yang menunjukkan kalau kondisi asma yang Anda miliki semakin parah adalah sering kambuh. Kalau sering kambuh, kadar oksigen di dalam tubuh akan semakin rendah dan akhirnya Anda mengalami tubuh yang lemas.

Inilah beberapa tanda yang menunjukkan kalau asma yang Anda miliki sedang parah dan akan semakin susah untuk dikendalikan. Kalau Anda mengalami beberapa gejala di atas, ada baiknya untuk segera melakukan pembenahan pada metode penanganan asma yang dilakukan. Selain itu evaluasi juga gaya hidup yang Anda jalani agar tidak menyebabkan masalah tambahan.

 



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Hal yang Harus Kita Pahami Tentang Masturbasi Sebelum Seks

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Masturbasi adalah salah satu aktivitas seks solo yang bisa dinikmati oleh siapa saja. Tanpa perlu memiliki pasangan, masturbasi bisa dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan yang besar. Selain itu, masturbasi juga memberikan sejumlah manfaat salah satunya dalam seks aktual yang dilakukan oleh pria atau wanita. Fakta masturbasi sebelum seks Ada banyak ritual yang dilakukan oleh seseorang sebelum melakukan seks. Ada yang suka menyaksikan video pornografi hingga melakukan masturbasi terlebih dahulu. Masturbasi sebelum seks dikatakan mampu memberikan manfaat dalam aktivitas ranjang, benarkah demikian? Membantu disfungsi seksual Disfungsi seksual sangat umum terjadi pada pria. Kondisi ini bisa muncul dalam bentuk ketidakmampuan dalam hal ereksi, mendapatkan orgasme, hingga sulit mendapatkan ejakulasi. Masalah seperti ini bisa terjadi karena ada gangguan fisik di kemaluan. Namun, juga bisa d...

11 Manfaat Pijat Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Photo Credit: Flickr.com/Martina Aguirre DokterSehat.Com – Stimulasi pijat memiliki beberapa istilah yaitu stimulasi sentuh, pijat bayi, baby massage , infant massage , dan lainnya. Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang – Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengembangkan peran pijat sebagai bentuk stimulasi pada bayi. Apa saja manfaat pijat bayi yang bisa didapatkan? Manfaat Pijat Bayi Perlu Anda ketahui bahwa urut bayi merupakan kombinasi bentuk stimulasi multi modal, yaitu raba (taktil) dan gerak (kinestetik) yang dilakukan oleh orang tua atau tenaga kesehatan. Pada saat melakukan pijat , stimulasi yang ditambahkan adalah melakukan stimulasi auditory (pendengaran, dengan mengajak bayi bicara saat dipijat), stimulasi visual (penglihatan, dengan mengadakan kontak mata saat memijat), dan lainnya. Pada dasarnya tujuan fungsi pijat bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan per...

11 Manfaat Buah Bacang, si ‘Saudara’ Mangga

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Jika selama ini Anda mengenal bacang, atau lebih tepatnya bakcang , sebagai penganan khas masyarakat Tionghoa yang secara bentuk mirip-mirip lontong, maka Anda juga harus tahu bahwa nama bacang juga merujuk pada sejenis buah-buahan yang masih berkerabat dengan buah mangga. Nah, dilihat dari manfaatnya, buah bacang ini tak kalah dengan ‘saudaranya’ tersebut, lho. Apa saja manfaat buah bacang? Buah Bacang dan Kandungannya Seperti yang sudah disebutkan di awal, buah bacang adalah buah yang masih berkerabat dengan buah mangga. Hal ini dapat dilihat dari bentuk, warna kulit dan daging buah, hingga tekstur buah bacang yang sekilas memang terlihat sama dengan mangga. Perbedaan keduanya mungkin dapat diketahui dari rasanya. Selain itu, buah bacang cenderung berwarna kuning pucat saat masak, sedangkan mangga cenderung oranye. Buah bacang ( Mangifera foetida lour ) dipercaya memiliki sejumlah ma...